ardiansyahardian.blogspot.com
fikahanifahmeutia|fikahanifahmeutia|fikahanifahmeutia|fikahanifahmeutia|fikahanifahmeutia|fikahanifahmeutia|fikahanifahmeutia|fikahanifahmeutia|fikahanifahmeutia|fikahanifahmeutia|fikahanifahmeutia|fikahanifahmeutia|fikahanifahmeutia|fikahanifahmeutia|fikahanifahmeutia| fikahanifahmeutia|fikahanifahmeutia|fikahanifahmeutia|fikahanifahmeutia|fikahanifahmeutia|fikahanifahmeutia|fikahanifahmeutia|lubis family|lubis family|lubis family|lubis family|lubis family|lubis family|lubis family|lubis family|lubis family|

kertas kosong

Aku masih menggenggam penaku tanpa sedikitpun inspirasi…
Semua begitu terasa rumit!!!
Dan aku masih terus memikirkanmu!!!!
Andai saja kau dapat raba rasaku…
Yang kali ini begitu penat… Begitu sesak!!!!
Biarkan sejenak ku bernafas…
Agar aku tetap mengertimu!!
Dan aku masih menggenggam kertas kosongku…
Benar-benar tak ada inspirasi…!!
Mungkin aku berjalan terlalu jauh…
Dan aku lelah…
Andainya kau memiliki sedikit waktu untuk menggenggamku…
Menguatkanku…
Karna yang kali ini begitu sesak…
Aku lelah dengan duniaku sendiri!!!!
Biarkan aku berhenti sejenak
agar aku memiliki banyak kekuatan…
Untuk selalu menjadi orang yang mengertimu!!!
Akhirnya ku goreskan pena pada kertas kosongku…
“aku baik-baik saja dan aku tak memiliki satu alasanpun untuk tidak mengertimu